Pelajar Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah

Seorang pelajar ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin malam, 5 Desember 2011. Remaja naas itu, diketahui bernama Christopher Melgi Tanujaya (16), warga Perumahan Taman Grisenda C2, No.8, Kelurahan Kapukmuara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pria yang diketahui masih mengikuti pendidikan setingkat SMA di Singapura ini, meninggal saat dalam penangaman medis di IGD Rumah Sakit Atmajaya Penjaringan Jakarta Utara. "Terdapat dua luka tusuk di lehernya," kata Mustofa (33), Satpam Rumah Sakit Atmajaya.

Menurut Mustofa, tubuh remaja ini ditemukan pertama kali oleh Setiohadi Wiratmoko (30) warga Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat itu Setiohadi sedang melintas di jalan tersebut.

Lalu Setiohadi membawanya ke RS Atmajaya, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter MX nopol B 6001 UKG. "Dia membonceng korban yang sudah dalam kondisi berdarah. Saya lihat dia kesulitan memapah korban. Lalu saya bantu dan membawanya ke Ruang IGD," tutur Mustofa.

"Namun sekitar setengah jam saat ditangani di IGD, korban meninggal," ucap Mustofa yang ketika itu sedang berjaga. Informasi yang didapat Mustofa dari Setiohadi, korban ditemukan di depan Rumah Makan Padang Garuda dalam kondisi berdarah-darah. "Namun dia tidak menjelaskan bagaimana kejadiannya," terang Mustofa.

Sementara, sepupu Christopher, Ardian (22) mengatakan, dirinya dan keluarga mengetahui Christopher menjadi korban penusukan setelah diberitahu oleh pihak rumah sakit dan Polsek Penjaringan.

"Christopher bersekolah di salah satu SMA di Singapura. Dia dapat beasiswa bersekolah di sana. Saat ini dia sedang liburan, dan sudah dua minggu di Jakarta," ucap Ardian yang belum mengetahui motif di balik kejadian tersebut.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2012 Pertempuran Hati All Rights Reserved